Simalungun, Boa Boa News
“Sejak bulan Januari 2026 sampai bulan Mei 2026, Petani dan Pemerintah Kabupaten Simalungun mengalami kerugian besar dari hasil pertanian tanaman padi sawah.”
Hal itu dikatakan Ketua Kelompok Tani Fitofit Mujur Nagori Pematang Pane Kecamatan Panombean Panei Kabupaten Simalungun Kristal Sembiring, ketika bincang – bincang dengan Boa Boa News di kediamannya Dusun Bah Ruksi, Senin, 11/05/2026.
Lebih lanjut dikatakan Kristal Sembiring, lokasi umbul air berada di Dusun Aek Nauli Kelurahan Pane Tonga Kecamatan Panei. Umbul Air selama ini merupakan mata air besar untuk mengairi sawah di bagian hilir.

Kerugian disebabkan Umbul Air diambil alih Perumda Tirtauli Kota Pematang siantar. Sekitar 400 Hektare areal persawahan menjadi kering total. Dilokasi Umbul air telah dibangun Bak besar penampungan air secara permanen oleh Perumda Tirtauli Kota Pematangsiantar, debit air tertampung semua didalam bak.
Pembangunan bak besar penampungan air terlaksana pada tanggal 07 Nopember 2025 dan selesai dikerjakan akhir Desember 2025. Pasokan air ke sawah sejak bulan Januari 2026 mati total sampai bulan Mei 2026.
Petani terpaksa bercocok tanam palawija di lahan kering yang sebelumnya sawah.
Diperkirakan para petani maupun Pemkab Simalungun sudah mengalami kerugian berkisar 2.800 ton gabah sekalim musim panen dengan rincian 400 Ha x 7 ton/Ha.

“Semestinya pada bulan April 2026 lalu, tanaman padi sudah memasuki musim panen, namun musim panen gagal, hingga petani mengalami kerugian besar dan terancam kelaparan, berharap agar Pemkab Simalungun dapat membantu warganya dengan mengembalikan fungsi umbul air ke posisi semula,” ujar Kristal Sembiring.
Sementara itu, Pangulu Nagori Pematang Panei Jhon Sidi Hutasoit, sewaktu di hubungi secara terpisah membenarkan bahwa Petani dan Pemkab Simalungun mengalami kerugian besar akibat ulah Perumda Tirtauli Kota Pematangsiantar.
Sedangkan daerah yang lahan sawahnya terdampak kekeringan meliputi Dusun Silamak – lamak, Dusun Bombongan, Dusun Tomuan Pane Nagori Janggir Leto Kecamatan Panei.

Dusun Bah Ruksi, Saba III, Dusun Pamatang, Dusun Simpang Pane, Nagori Pematang Pane dan Dusun Sabah II Nagori Simpang Pane Kecamatan Pematang Panombean Panei.
“Sangat berharap masalah lahan sawah yang kering bisa diselesaikan. Bupati Simalungun melalui Sekda telah melaksanakan Rapat Dengar Pendapat antara Perumda Tirtauli Kota Siantar bersama Petani dan SKPD yang terkait beberapa hari lalu.” ucap Jhon Sidi Hutasoit. (PS 01)




