SimalungunBoaBoaNews
IIrigasi tersier di Kelurahan Balata, Dusun Lumban Sihobuk sudah berulang jebol di titik-titik rawan, namun pembangunan tak kunjung datang.
Minggu kedua Juli 2026 ini, saluran irigasi di sisi Timur Dolok Dolok Paresta, kembali jebol, lalu masyarakat Petani melalui Gamot St Simanjuntak melapor ke Dinas PU Pengairan, cabang Kecamatan Jorlang Hataran, yang secara spontan mengajak Warga Petani di Dusun tersebut melakukan Gotong Royong.
Namun baru Seminggu diperbaiki, saluran kembali jebol, dan sekali lagi Gamot (kepala Dusun) segera melapor ke Cabang Kecamatan PU Pengairan, angkat tangan, dan hanya menyarankan untuk gotong royong kembali, namun hanya warga yang dianjurkan, sementara pihak PU Pengairan tidak ada yang ikut, tanpa alasan yang jelas.
Dengan hanya menumpuk Karung berisi tanah, Jebolan disisi kanan irigasi, dikhawatirkan tak akan bertahan lama. Warga berharap Pemkab Simalungun memberikan dukungan agar Musim tanam tahun ini bisa terlaksana di awal bulan Augustus.
Saluran Irigasi ini mengairi lahan seluas kurang lebih 50 Ha sawah. Harapan Warga Dusun Lumban Sihobuk yang seluruhnya adalah Petani, berharap dukungan Pemkab Simalungun agar Dinding Saluran ini bisa dibeton, agar mereka tidak selalu was-was ketika Padi sudah ditanam. (tavi)




