Boa Boa News
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Login
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • REGIONAL
  • SAMOSIR
  • HUMBAHAS
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • DUNIA
  • EDUKASI
No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • REGIONAL
  • SAMOSIR
  • HUMBAHAS
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • DUNIA
  • EDUKASI
No Result
View All Result
Boa Boa News
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • REGIONAL
  • SAMOSIR
  • HUMBAHAS
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • DUNIA
  • EDUKASI
Bupati Simalungun : Kehadiran Pegawai Pemkab Simalungun Belum Maksimal

KADIS PERTANIAN RUGIKAN APBD SIMALUNGUN Rp 5 MILIAR

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Simalungun, tak becus memanagemen Satuan Kerjanya, sehingga merugikan Keuangan Pemkab Simalungun. Program Prasarana DAK TA 2024, untuk 77 Paket pengadaan Sumur Bor, gagal dibayar, Kementerian RI, karena Kadis Pertanian, karena tak becus memaksimalkan bawahannya mengoperasikan system OM SPAN (Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara. Rp 5 M, gagal dibayar Pusat, APBD Simalungun menanggung beban, Program terpasung, Rakyat meradang

by boaboanews.com
25/06/2025
in Edukasi, Konsultasi Hukum, Simalungun
Share on FacebookShare on Twitter

Simalungun BoaBoaNews. 

Kadis Pertanian SS, tidak becus memanage bawahannya, Program Ketahanan Pangan, melalui Proyek Prasarana Pertanian dari DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) Kementerian Pertanian dan Perkebunan, yang sudah selesai dikerjakan Kelompok Tani Simalungun, gagal dikucurkan Pemerintah Pusat.

Kepanikan melanda puluhan kelompok tani usai terungkap 77 paket proyek pertanian senilai Rp 5 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024 di Kabupaten Simalungun terancam gagal dibayar. Dugaan kelalaian administrasi Dinas Pertanian Simalungun dalam melaporkan progres kegiatan yang dituding jadi pemicu utama.
Kepala Dinas Pertanian, Sakban Saragih, membantah dan mengelak ada kelalaian padahal sudah terbukti, bahwa Kementerian tidak membayar lagi, program yang progresnya tidak tepat waktu, karena tidak selesai di tahun berjalan.

Ia berdalih bahwa seluruh proses administrasi sudah dijalankan dan kekurangan pembayaran akan ditampung dalam APBD 2025.

Dalih proses sudah berjalan, namun tidak tepat waktu, memicu kucuran Dana DAK Pusat, dihentikan. Akhirnya dimohonkan agar APBD TA 2025 Kabupaten Simalungun yang menanggulangi.

“Sudah masuk dalam pengakuan utang Kabupaten Simalungun. Kalau sudah tercatat, nanti ditampung APBD. Prosedurnya sudah kami jalankan,” jelas Sakban, Selasa (24/06/2025).
Namun, LSM Forum Transparansi Anggaran Siantar Simalungun (Futra) menyoroti kejanggalan pelimpahan dana DAK ke APBD. Direktur  FuTrA (Forum Untuk Transfaransi Anggaran) , Oktavianus Rumahorbo, mendesak DPRD Simalungun memanggil Kadis Pertanian untuk meminta pertanggungjawaban.
“Tidak semudah itu melimpahkan tanggung jawab DAK ke APBD. Distopnya Pembayaran oleh Kementerian karena Kadis tidak becus memimpin bawahannya, hingga terjadi kelalaian pada system OM SPAN, oleh karena itu, harus ada sanksi, tegas kepada Kadis agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi, ucap Aktivis Anggaran ini tegas. DPRD harus panggil Kadis dan kelompok tani terkait,” dan harus diselidiki, apa kah Kelalaian ini disengaja untuk satu kepentingan terselubung yang berkaitan dengan pemilihan Kepala Daerah yang diduga , menyangkut ketidak netralan aparatur dalam pilkada yang baru lalu imbuh Oktavianus, yang juga sering mengamati politik pilkada.
Menurut Futra, meski Pemerintah Kabupaten dan legislatif sepakat membayar kekurangan melalui APBD, proses verifikasi dan evaluasi pejabat dinas tetap harus diprioritaskan agar persoalan serupa tidak terulang.
Pengakuan Utang dan Akar Masalah
Dalam surat pengakuan utang yang dikeluarkan Dinas Pertanian, disebutkan bahwa keterlambatan pembayaran disebabkan oleh keterlambatan imput data pada aplikasi OMSPAN. Kepala Dinas berdalih pembayaran akan direalisasikan pada APBD Kabupaten Simalungun tahun 2025.
Di sisi Kelompok Tani, meragukan itikad Kadis pertanian ini : adakah jaminan anggaran APBD untuk program ini benar-benar aman?
“Seandainya legislatif dan eksekutif sepakat, Rp 5 miliar itu ditangggung APBD 2025, ini artinya akan ada pembangunan senilai Rp 5 miliar yang harus  di hapus dari APBD TA 2025 , karena uangnya dialokasikan untuk membayar DAK 2024, itu.

Rakyat Simalungun yang dirugikan karena adanya kesalahan kepemimpinan yang menyebabkan kelalaian dalam mengimput data pada aplikasi OM SPAN yang bermuara pada adanya pengakuan hutang yang harus ditanggung Rakyat Simalungun, melalui APBD 2025,  harus benar-benar diusut dan diberi Sanksi tegas kepada Kadis dan aparatnya yang tak becus melakukan tugasnya, ujar Oktavianus Rumahorbo mengakhiri.(pu-or)

Share229Tweet143Share57Pin51

Artikel Terkait

Wali Kota Siantar Bersama Gubsu dan KDH Sumut Hadiri Pembukaan PIISU di Parapat
Simalungun

Wali Kota Siantar Bersama Gubsu dan KDH Sumut Hadiri Pembukaan PIISU di Parapat

by boaboanews.com
12/06/2026

Parapat, Boa Boa News Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn bersama Gubernur Sumatera Utara Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution...

Read more
Perumda Tirtauli Pematangsiantar Tolak Usulan Berdamai Sekda Simalungun.
Simalungun

Perumda Tirtauli Pematangsiantar Tolak Usulan Berdamai Sekda Simalungun.

by boaboanews.com
05/06/2026

Simalungun, Boa Boa News Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk kedua kalinya melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) ke II dengan beberapa Instansi...

Read more
GABUNGAN PETANI KECAMATAN PANE DAN PANOMBEAN, SOMASI PDAM(PERUSDA) TIRTA ULI MELALUI KUASA HUKUM ELFIN PASARIBU SH, MENUNTUT SUMBER AIR IRIGASI PERTANIAN YANG DITUTUP TIRTAULI SEGERA DIBONGKAR
Peristiwa

GABUNGAN PETANI KECAMATAN PANE DAN PANOMBEAN, SOMASI PDAM(PERUSDA) TIRTA ULI MELALUI KUASA HUKUM ELFIN PASARIBU SH, MENUNTUT SUMBER AIR IRIGASI PERTANIAN YANG DITUTUP TIRTAULI SEGERA DIBONGKAR

by boaboanews.com
29/05/2026

Simalungun BoaBoaNews  😂 Seribuan Petani yang bermukim di Nagori (Desa)Nagori Janggir Leto, Bongbongan, Silamak-lamak Kecamatan Pane dan Nagori Simpang Pane, Saba...

Read more
Petani dan Pemkab Simalungun Mengalami Kerugian 2.800 Ton Gabah/Musim Panen
Pertanian

Petani dan Pemkab Simalungun Mengalami Kerugian 2.800 Ton Gabah/Musim Panen

by boaboanews.com
11/05/2026

Simalungun, Boa Boa News "Sejak bulan Januari 2026 sampai bulan Mei 2026, Petani dan Pemerintah Kabupaten Simalungun mengalami kerugian besar...

Read more

Berita Terkini

Siantar

Pemko Bantu Pedagang Pasar Dwikora Rp10 Juta per Kios yang Terbakar

25/06/2026
Siantar

Pemko Bongkar Kios Pedagang Kakilima Kawasan Pasar Dwikora

24/06/2026
Siantar

Pemko Gelar Pertemuan Bersama Pedagang Korban Kebakaran Pasar Dwikora

23/06/2026
Siantar

Khitanan Massal Gratis STM Babuttaqwa Siantar Diikuti 21 Anak

22/06/2026
Siantar

Wali Kota Siantar Buka Festival Anak Sholeh Indonesia Tingkat Sumut

20/06/2026
Siantar

Guna Dapat Bantuan, Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Dwikora Siantar Mulai Didata

19/06/2026
Siantar

Wali Kota Janji Akan Perhatikan Nasib Para Pedagang Korban Kebakaran Kios

18/06/2026
Siantar

Ratusan Kios Pasar Dwikora Pematangsiantar Ludes Terbakar

18/06/2026
Sumut

Wakil Wali Kota Siantar Hadiri Pembukaan MTQN ke-40 Tingkat Sumut 2026

16/06/2026
Siantar

Wesly Silalahi Responden Pertama Sensus Ekonomi 2026

16/06/2026
Peristiwa

PD Al Jam’iyatul Washliyah Siantar 2026-2031 Dilantik

14/06/2026
Siantar

Siantar Tuan Rumah Festival Anak Sholeh Indonesia TK Sumut

14/06/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Terms
  • Policy
  • Pedoman

© 2020-2024 Boa Boa News

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • REGIONAL
  • SAMOSIR
  • HUMBAHAS
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • DUNIA
  • EDUKASI

© 2020-2024 Boa Boa News

rotasi barak berita hari ini danau toba

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In