Pematangsiantar, Boa Boa News
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi bersama Ephorus GKPS Pdt John Christian Saragih dan sejumlah unsur panitia, membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Sekolah Minggu Sinode GKPS Tahun 2026, ditandai pemukulan tagading, di Balai Bolon GKPS Jalan Pdt J Wismar Saragih Pematangsiantar, Minggu (5/7-2026).
Dalam sambutannya Wali Kota Wesly mengatakan, anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Karena itu, investasi terbaik yang dapat diberikan kepada mereka bukan hanya pendidikan akademik, tetapi juga pendidikan rohani yang kuat. Sehingga mereka tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
Pesparawi, kata Wesly, bukan tentang perlombaan meraih prestasi di atas panggung. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah pembinaan iman, pembentukan karakter, serta pengembangan bakat anak-anak Sekolah Minggu agar semakin mencintai Tuhan, sesama, dan memiliki semangat melayani sejak usia dini.
Ia berharap melalui kegiatan ini lahir generasi muda Kristen yang mampu menghidupkan nilai-nilai kasih, persaudaraan, dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-Nilai inilah yang menjadi modal penting dalam mewujudkan Kota Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.
Sebelumnya, Ketua Umum Panitia Pesparawi Sekolah Minggu Sinode GKPS Tahun 2026 Mangapul Purba SE MIKom yang juga Anggota DPRD Sumut dalam sambutannya menguraikan, hal yang
paling utama dalam Pesparawi bukan siapa yang juara. Namun yang pasti Sekolah Minggu GKPS sudah di tahap lebih baik pada tahun ini.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Pesparawi Sekolah Minggu Sinode GKPS Tahun 2026 St Edmond Novvery Purba menyampaikan, Pesparawi Sekolah Minggu Sinode GKPS Tahun 2026 dibagi tiga kategori, Vocal Group, Bible Telling Story, dan koor.
Menurut Edmond, tujuan kegiatan Pesparawi Sekolah Minggu GKPS untuk mempersiapkan anak Sekolah Minggu sebagai Tubuh Kristus, yang berperan terhadap tri tugas panggilan gereja. (gar)




