Pematangsiantar, Boa Boa News
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, menyambut silaturahmi dan berdiskusi dengan Panitia Paskah Umat Katolik Tahun 2026 se-Kota Pematangsiantar, di Command Center Lantai 2 Balai Kota Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Rabu (11/3-2026).
Hadir pada diskusi tersebut , Vikaris Episkopal (Vikep) Keuskupan Agung Medan Area Pematangsiantar Pastor Ambrosius Nainggolan, Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Pematangsiantar Ir Daud Simanjuntak MM, Sekretaris Fidelis Edy Suranta Sembiring SSTP MSi, Bendahara Lerisma Sihotang SSi, beserta Ketua Panitia Paskah Sardianto Turnip MKom, dan Jalitus didampingi panitia lainnya.
Wesly dalam pertemuan mengajak Panitia Perayaan Paskah dan Jalan Salib, agar terus mendukung program-program Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dalam mewujudkan Kota Pematangsiantar Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.
Ketua LP3KD Kota Pematangsiantar Daud Simanjuntak menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan Wesly saat Perayaan Natal Katolik Tahun 2025.
“Kami dari LP3KD menyampaikan akan menghelat rangkaian acara Jalan Salib dan Paskah, serta dilaksanakan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Pematangsiantar. Tanggal 19 April 2026 dilaksanakan sekaligus Misa. Gotong royong massal juga akan menjadi rangkaian Paskah,” sebut Daud.
Ia menjelaskan ada lima rangkaian kegiatan Paskah yaitu gotong royong pembersihan makam Katolik di Jalan Farel Pasaribu. Kemudian membersihkan lingkungan dan drainase di Jalan Sibolga-Jalan Melanthon Siregar-Jalan MH Sitorus. Lalu, Devosi Jalan Salib dimulai dari Monumen Raja Sangnaualuh Damanik, aksi solidaritas ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pematangsiantar Disusul donor darah, dan puncaknya Perayaan Paskah Agung.
Untuk Jalan Salib, Daud berharap Wesly dan Sekda Junaedi Sitanggang berpartisipasi memanggul salib. Jalan Salib direncanakan 14 titik, pemberhentian hingga titik akhir di Monumen Raja Sang Naualuh Damanik.
Pertemuan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Pastor Ambrosius Nainggolan. (gar)




