Pematangsiantar, Boa Boa News
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn didampingi Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi dan pimpinan perbankan menyerahkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara simbolis kepada para pelaku UMKM, di acara Puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Tahun 2025, di Gedung Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Selasa (4/11-2025).
KUR yang diserahkan di acara dengan tema “Inklusi Keuangan untuk Semua, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” berasal dari Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Sumut, PT Pegadaian, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).
Wesly dalam sambutannya mengatakan, Bulan Inklusi Keuangan setiap tahunnya seyogyanya dilaksanakan setiap bulan Oktober. Namun karena beberapa hal, maka baru bisa dilaksanakan di awal November ini.
Menurut Wesly, Bulan Inklusi Keuangan Tahun 2025 ini bertujuan meningkatkan inklusi keuangan yang signifikan dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
“Perayaan Bulan Inklusi Keuangan bukan sekadar ajang kampanye edukasi, tetapi tersimpan makna besar tentang bagaimana masyarakat bisa lebih berdaya, mandiri, dan terlindung secara finansial,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdako Pematangsiantar Sari Dewi Rizkiyani Damanik SSTP MSP dalam laporannya menyampaikan, realisasi pencapaian TPKAD Kota Pematangsiantar yang mendukung IKAD, meningkat sebesar 6 persen (yoy).
Semula, sebutnya, pada September 2024 sebanyak 1.921.610 rekening menjadi 2.045.744 pada September 2025. Lalu, jumlah agen Laku Pandai Syariah di Kota Pematangsiantar saat ini sebanyak 30 agen dengan target awal 20 agen, atau melebihi target.
Dia menambahkan, kegiatan tersebut diikuti 112 peserta, yaitu mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, TP PKK, IPEMI, BKMT, Persit KCK, Bhayangkari, dan lainnya.
Acara ini dirangkai penyerahan KUR secara simbolis oleh Wesly, Ny Liswati, pimpinan perbankan. Kemudian, penyerahan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan dan penyerahan Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan. (gar)




