Pematangsiantar, Boa Boa News
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn silaturahmi dan buka puasa bersama Forkopimda serta masyarakat di Lapangan Adam Malik, Senin (9/3-2026) sore.
Dalam pertemuan ini Wesly mengajak agar kebersamaan tersebut menjadi energi baru untuk terus bekerja, berkarya, dan berinovasi.
Di awal sambutannya, Wesly yang hadir bersama Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi menyampaikan, momentum buka puasa bersama bukan hanya sekadar kebersamaan. Tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi semua untuk terus meluruskan niat pengabdian, menjaga integritas, serta memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Semua itu, lanjutnya berkat dukungan yang luar biasa dari DPRD Kota Pematangsiantar, Unsur Forkopimda, para pemangku kepentingan, serta seluruh elemen masyarakat.
“Akhir kata, saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi seluruh umat Muslim yang menjalankannya. Semoga setiap amal dan ibadah kita di bulan suci Ramadhan ini membawa kebaikan,” harapnya.
Sebelumnya, disampaikan capaian prestasi yang diraih Pemko Pematangsiantar baik di lingkup internal maupun eksternal di tahun 2025, diantaranya penghargaan
Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemen-PAN RB RI).
Penghargaan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Kota Pematangsiantar dengan Indeks 4,40 Kategori A dari Kemen-PAN RB RI). Serta Predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemko Pematangsiantar Tahun 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
Sedangkan dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk layanan publik, prestasi yang diraih diantaranya Penghargaan Kota Paling Toleran peringkat 5 versi Indeks Kota Toleran (IKT) 2024 (skor 6,115) dari Setara Institute. Juga ada Penghargaan UHC (Universal Health Coverage).
Kemudian, pemenang sejumlah kegiatan lomba PKK untuk Tingkat Sumut, dan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa. (gar)




